Manfaat Kulit Manggis GARCIA Untuk Diabetes


Bahaya Diabetes
Jika diabaikan, penyakit diabetes mellitus alias kencing manis bisa sangat berbahaya. Awalnya gejala penyakit ini memang ringan, tapi makin lama makin berat. Pada orang yang telah berumur, gejalanya adalah sering haus, buang air kecil, lemas, kesemutan, berkeringat, gatal-gatal dan sebagainya. Bila penyakit ini dibiarkan bertahun-tahun, akan timbul komplikasi fatal, seperti penyakit jantung, terganggunya ginjal, kebutaan, stroke, impotensi, dan pembusukan kaki yang kadang memerlukan amputasi. Karena kadar gula darah meningkat, seorang penderita diabetes biasanya takut mengonsumsi gula. Bakhan ia juga takut mengonsumsi makanan yang berasa manis. Terkadang, ini malah membuat penyakitnya makin parah. Mengapa? Kadar gula darahnya akan turun drastis bila ia melakukan diet ketat seperti itu. Akibatnya, terjadi hipoglikemia, dengan gejala lapar, gemetar, berkeringat, pusing, dada berdebar, dan sering koma. Kadang-kadang, dengan penurunan gula darah yang drastis itu, tubuh sangat kekurangan insulin. Akibatnya, kebutuhan energi baru akan terpenuhi setelah sel lemak pecah membentuk keton. Karena keton punya bau khas, kencing juga berbau khas. Akibatnya, terjadi pula gejala akut, seperti darah menjadi asam.
Untuk itu, bila Anda menderita diabetes, jangan biarkan ke tahap komplikasi. Banyak cara yang bisa dilakukan. Diantaranya dengan mengonsumsi xanthone yang terdapat dalam ekstrak kulit buah manggis. xanthone adalah substansi kimia alami yang tergolong ke dalam polyphenolic. Moongkarndi et al (2005) melaporkan, selain mengandung xanthone, buah manggis mengandung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B6. Kandungan xanthone tertinggi pada buah manggis terdapat pada kulitnya, yaitu 107,76 mg/100gram kulit buah (iswari et al.2005) atau sebesar 70-75%, daging buah 10-15%, dan biji 15-20%. Berdasarkan strukturnya, xanthone tergolong senyawa armatik sedarhana, seperti dibenzofuran, dibenzopyran, dan griseovulvin. Kulit buah manggis juga mengandung antosianin seperti cyndin-3-sophosoride.
Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh dr. Purwati, seorang dokter dan praktisi kesehatan di Jakarta, terhadap tujuh pasien penderita kencing manis selama sepuluh hari mengonsumsi  ekstrak kulit manggis, terbukti bahwa ekstrak ini mampu menurunkan gula darah tujuh orang pasien dari 205,0 menjadi 119,86 mg/dl. Tapi penurunan itu bervariasi di antara semua pasien itu. Bervariasinya penurunan kadar gula itu disebabkan oleh berbedanya respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak kulit manggis yang diberikan. Di samping itu, ia juga tergantung pada gula darah awal.
Untuk mendapatkan manfaat zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis, kita tidak perlu mengimpornya dari luar negeri, atau menggiling kulitnya dulu untuk kemudian meminum airnya. Kini telah hadir Kapsul Ekstrak Kulit Manggis GARCIA, sekali lagi GARCIA. GARCIA adalah Kapsul Ekstrak Kulit Manggis berkhasiat tinggi. Buah Manggis sangat kaya akan zat ajaib yang disebut xanthone, yang dapat mencegah berbagai penyakit. Kandunga xanthone terbanyak pada buah ini justru di kulit buahnya. Dan, zat ini tidak ditemukan di buah-buahan lain. Karena itu di kalangan medis dan farmasi, buah manggis dijuluki queen of fruits alias ratu segala buah. Selain itu, kulit manggis juga mengadung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B6. Semua ini amat dibutuhkan tubuh.


Posting Komentar